Senin, 19 April 2010

Ibu




















Ibu, setiap manusia terlahir darinya. Besar kemungkinan, seseorang yang paling dekat dengan diri kita adalah ibu. Tidak hanya melahirkan, ibu memiliki andil besar dalam membesarkan dan mendewasakan kita.dengan puisi ini aku bisa dekatnya selalu:

Pada saat aku mengenang ibu

masih terasa eratnya pelukanmu

panas air mata membasahi pipi

tempatmu masih terpahat di hati

pasir berpindah pantai masih di situ

waktu berubah kasihku masih padamu.

Kesudahan hidup kematian yang pasti

kepergianmu yang slalu ku tangisi hingga kini

kasih sayangmu menggegar jiwa

ada tugas belum selesai

ada hajat belum tertunai

ada budi belum dibalas

bagai hutang yang belum dilunasi

terlalu banyak yang kuterima

terlalu sedikit yang sempat kuberi

kesalku kemewahan ini tak dapat dibagi.

Nostalgia bersamamu kubiarkan segar

suka duka ingin kulalui bersama

kau cemas membalut lukaku di lutut

terseliuh kaki kau yang mengurut

rajukku sekejap pandai kaumemujuk

kasihmu menemaniku pada saatku dicabar

memilih antara antah dan beras

antara berlian dan kaca

mutiara di telapak tangan

masih ibu yang terbaik buat aku.

by: exsar parhusip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar